Bina Dakwah – Pembelajaran Informatika tidak hanya mengenalkan siswa pada penggunaan perangkat teknologi, tetapi juga membekali mereka dengan kemampuan mengolah informasi secara kreatif, kritis, dan bertanggung jawab. Melalui kegiatan Literasi Digital, siswa SMP Kelas VII mengikuti pembelajaran praktik membuat redaksi kegiatan untuk dipublikasikan dalam media digital.
Dalam kegiatan pembelajaran ini, siswa belajar mengubah sebuah peristiwa atau kegiatan di lingkungan sekolah menjadi informasi digital yang menarik dan mudah dipahami. Siswa diajak mengamati kegiatan, menentukan informasi penting, menyusun judul, hingga menuliskan redaksi berita secara sistematis.
Untuk menghasilkan informasi yang lengkap, siswa menggunakan konsep 5W+1H, yaitu What (Apa), Who (Siapa), When (Kapan), Where (Di mana), Why (Mengapa), dan How (Bagaimana). Melalui konsep tersebut, siswa belajar bahwa informasi digital yang baik tidak hanya menarik untuk dibaca, tetapi juga harus jelas, lengkap, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kegiatan diawali dengan menentukan peristiwa atau aktivitas yang akan dijadikan bahan tulisan. Selanjutnya, siswa mengumpulkan informasi penting, menyusun unsur 5W+1H, menentukan judul yang menarik, kemudian mengembangkan informasi tersebut menjadi sebuah redaksi kegiatan digital.
Melalui praktik ini, siswa tidak hanya belajar mengetik atau menggunakan perangkat digital. Mereka juga dilatih untuk berpikir kritis, memilih informasi yang relevan, menyusun informasi secara terstruktur, menggunakan bahasa yang baik, serta memahami etika dalam menyampaikan informasi di ruang digital.
Pembelajaran semakin menarik karena siswa dapat mengangkat berbagai kegiatan yang dekat dengan kehidupan mereka, seperti kegiatan pembelajaran di kelas, kebersihan lingkungan, olahraga, kegiatan keagamaan, literasi, kerja bakti, maupun berbagai aktivitas positif lainnya di sekolah.
Kegiatan Literasi Digital dalam mata pelajaran Informatika ini diharapkan dapat membentuk siswa menjadi pengguna teknologi yang tidak hanya mampu mengonsumsi informasi, tetapi juga mampu menjadi kreator konten digital yang cerdas, kreatif, santun, dan bertanggung jawab.
Dengan semangat “Amati, Olah, Tulis, dan Publikasikan”, siswa Kelas VII belajar bahwa setiap kegiatan positif di lingkungan sekolah dapat diubah menjadi informasi digital yang bermanfaat dan menginspirasi.

Leave a Reply